Perindo Bali Fokus Lolos Verifikasi Pemilu 2029, Rombak Struktur dan Rekrut Kader Baru
Info Rendang. Denpasar – Perindo Bali, di bawah kepemimpinan baru, menargetkan lolos verifikasi sebagai peserta resmi pada Pemilu 2029.Untuk mencapai target tersebut, pengurus melakukan langkah strategis dengan merombak struktur internal partai dan merekrut kader-kader baru yang berkualitas.
PLT Ketua DPW Perindo Bali, I Ketut Putra Ismaya Jaya atau Jero Bima, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengumpulkan kader-kader lama dan memperkenalkan kader baru dalam rapat konsolidasi yang digelar di Sekretariat DPW Perindo Bali, Senin, 9 Juni 2025. Dalam pertemuan tersebut, hadir 50 orang, yang terdiri dari 6 kader lama dan 44 kader baru.

Penyusunan Kepengurusan Perindo Bali Dikebut, Siap Dilantik
Sebagai langkah awal, Jero Bima menegaskan akan segera menyelesaikan penyusunan struktur pengurus DPW Perindo Bali sebelum akhir Juni 2025. Setelah itu, ia akan melaporkan hasilnya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perindo guna mendapatkan surat keputusan (SK). Serta menjadwalkan pelantikan resmi.
Lebih lanjut, Jero Bima menyampaikan bahwa struktur baru ini diisi oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, akademisi, dan kader partai lainnya. Ia meyakini keberagaman latar belakang tersebut akan memperkuat posisi Partai menjelang Pemilu 2029.
Baca Juga : Vietnam Airlines Beroperasi Kembali ke Bandara I Gusti Ngurah Rai
Selain itu, keterlibatan perempuan juga menjadi perhatian serius dalam kepengurusan. Dari target 14 orang kader perempuan, sebanyak 18 orang hadir dan menyatakan siap bergabung dengan Partai. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi dari perempuan untuk berperan aktif dalam politik.
Tak hanya itu, Jero Bima juga mengandalkan dukungan dari para pendukungnya terdahulu, terutama dari Kabupaten Karangasem, tempat ia pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati. Ia berharap dukungan loyal tersebut bisa menjadi kekuatan tambahan bagi Perindo Bali ke depan.
Menariknya, sejak kabar kepemimpinan Jero Bima tersebar, banyak tokoh masyarakat dari berbagai Kabupaten/Kota di Bali menghubunginya untuk menyatakan minat bergabung, bahkan berebut posisi kepengurusan di tingkat DPD.
Di sisi lain, Jero Bima tetap menghormati independensi pendukungnya dari Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB). Ia tidak memaksa mereka untuk bergabung, mengingat sebagian berasal dari partai lain, termasuk beberapa yang menjabat sebagai anggota DPRD.
Sebagai penutup, Jero Bima menyampaikan harapannya agar lolos verifikasi dan mampu membentuk fraksi di semua DPRD Kabupaten/Kota se-Bali pada Pemilu 2029. Saat ini, Perindo memiliki tiga kursi di DPRD dari Gianyar, Klungkung, dan Karangasem. Di bawah kepemimpinannya, ia menargetkan penambahan kursi secara signifikan demi memperkuat peran Perindo dalam kancah politik.
















